Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

Cara Mengganti Icon Flashdisk

FlashDisk saat ini merupakan benda personal yang dimiliki banyak orang khususnya kaum mobile karena lebih praktis dan simple tapi punya kapasitas penyimpanan yang besar ada yang sampai 16 GB. Dan harganyapun semakin murah, dengan kapasitas 4 GB bisa anda peroleh dengan kisaran harga Rp. 100.000,- s/d 150.000,- (tergantung merek). Biasanya mereka menggunakannya untuk menyimpan gambar, data pekerjaan, file penting atau lainnya, bahkan untuk beberapa program yang Portable bisa dibuka langsung dari Flashdisk tanpa perlu repot-repot install di Komputer. Oleh sebab itu flash disk sangat pentiing keberadaannya. Karena flash disk sering digunakan, boleh lah kita memberi sedikit polesan agar tidak terlihat membosankan.

Kali ini kita akan mengganti atau mengubah icon pada flash disk. Coba anda hubungkan flash disk anda ke konektor usb ,setelah autorun, di explorer akan muncul icon removable disk standar yang diberikan windows (kelihatannya terlalu standar).
Kita bisa merubah dari icon standar menjadi icon lain atau dengan foto kita, pertama-tama yang perlu disiapkan adalah 1 buah icon (gambar yang berekstensi *.ico).pertama kali buka aplikasi notepad. buat pengguna windows, tekan “windows+r” trus tulis notepad terus Enter.di dalamnya ketikkan kode di bawah ini :

[autorun]
icon=icon.ico
kode (icon.ico) dapat anda ganti dengan nama file icon lainnya yang ber-extension .ico misalnya anda memiliki file dengan nama flashdisk.ico maka tinggal ganti kode yang bewarna merah tersebut dengan flashdisk.ico. atau anda bisa berkreasi sendiri dengan program Converter gratisan yang bisa anda download seperti Irvanview untuk convert file dari jpg, jpeg, bmp, png ke format ico. atau anda convert melalui website banyak yang gratisan tinggal googling aja ketik : free convert jpg to ico.
lalu simpan file tersebut pada flashdisk anda dengan nama autorun.inf dengan save as type All jangan pakai format txt.

Kemudian kedua file tersebut (autorun.inf dan ico ) anda hidden agar lebih aman (terhindar dari salah hapus).

Ini contoh dari tip di atas :


Anda mau mencoba?

Catatan :
Sebenernya dengan mengganti Icon flash disk itu kita akan mendapatkan beberapa manfaat :
Pertama untuk mempercantik penampilan tentunya.
Pembuatan icon ini dimaksudkan untuk memberi identitas siapa pemilik flash disk tersebut (karena menggunakan icon foto si pemilik UFD).
Untuk memberitahu apakah flash disk anda terkena virus (autorun).
Kenapa harus disimpan di dalam flashdisk bukan di dalam folder? karena biasanya virus autorun membuat file autorun untuk menjalankan virus, jika icon anda tidak muncul di explorer kemungkinan besar flash disk anda terkena virus autorun, karena file autorun.inf yang sudah kita buat sudah di-rewrite oleh virus dengan nama yang sama tapi diganti dengan skrip yang berbeda, biasanya skrip ini mengarah pada induk virus. Jika kita klik pada my komputer maka virus itu akan berjalan dan melakukan tugasnya, berape kan???

Update :

Beberapa antivirus kadang terlalu ketat untuk memproteksi kemungkinan file autorun mengandung virus, jadi kadang untuk pengguna antivirus tertentu tutorial/cara ini mungkin tidak berhasil karena file autorun akan diproteksi/diblokir oleh antivirus tersebut.

Semoga Bermanfaat... :)

Sabtu, 16 Juli 2011

Tips Mempercepat Booting Windows XP


Pada saat pertama kali komputer dijalankan, maka ada salah 1 process yang harus dieksekusi, yaitu booting. process ini sebenarnya sangat simple, tapi terkadang cukup menghabiskan waktu. Apalagi jika komputer kamu memiliki banyak sekali atribut alias service. 

Berikut langkah-langkahnya agar booting windows anda menjadi lebih cepat : 

Langkah 1 :
Buka aplikasi notepad
Ketikkan “del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.*/q” (Tanpa tanda kutip )
dan save as dengan nama ntosboot.bat dalam drive c:\

Langkah 2 :
Lalu klik menu Start–>Run–> dan ketikkan gpedit.msc

Langkah 3 :
Klik Computer Configuration–>Windows Settings–>Script–>lalu klik 2 kali pada Shutdown

Langkah 4 :
Dalam Windows Shutdown Properties klik add lalu browse. lalu cari letak file ntosboot.bat yang anda buat tadi dan klik open

Langkah 5 :
Lalu klik OK ,Apply dan OK sekali lagi untuk menyelesaikannya

Langkah 6 :
Lalu klik menu Start–>Run–> dan devmgmt.msc

Langkah 7 :
Klik IDE ATA/ATAPI controllers–>Primary IDE Channel ( Klik 2 kali untuk membuka properties )

Langkah 8 :
Pilih Advanced Settings
Pada Device 0 atau Device 1
Ganti Device Type menjadi None ( Ganti saja pilihan Device Type yang tidak terkunci )

Langkah 9 :
Klik IDE ATA/ATAPI controllers–>Secondary IDE Channel ( Klik 2 kali untuk membuka properties )
Ulangi seperti Langkah 8

Langkah 10 :
Restart Komputer anda dan anda bisa lihat perubahannya.


Semoga Bermanfaat... :)

Kamis, 14 Juli 2011

Cara Mengunci Folder Tanpa Software

Kadang-kadang sebagai orang yang menggunakan data digital terutama di komputer kita tidak menginginkan ada data-data kita yang diketahui atau dicopy orang tanpa minta izin terlebih dahulu dengan kita, atau kita tidak mau ada data yang bersifat pribadi yang kita letakaan di media penyimpanan digital yang kita miliki dilihat oleh orang lain. Contohnya saja saya memiliki data/dokumen yang sangat rahasia dikomputer saya dan saya tidak mau kalau ada orang yang melihatnya atau mencurinya.

Memang ada berbagai cara yang dapat kita perbuat untuk melindungi data kita itu, mulai dari me-rar-kannya kemudian memberikan password sampai memisahkan data kita itu pada sebuah flashdisk lalu menyimpannya di lemari atau dilaci. Tapi dengan cara-cara ini banyak timbul masalah yang tidak jarang muncul, bagaimana jika kita lupa password rar kita itu karena sudah lama tidak kita buka atau bagaimana pula kalau flashdisk yang kita simpan di lemari atau laci itu ternyata hilang karena jatuh saat mengambil barang?

Maka untuk megatasi hal ini, ada sebuah cara yang sangat sederhana yang dapat kita lakukan untuk membantu kita menyelesaikan masalah ini, dan saya rasa akan sangat berguna untuk kerahasiaan data Anda nantinya.

Pada tips trik komputer kali ini akan di jelaskan bagaimana cara mengunci folder tanpa menggunakan software dengan metode directing. Berikut adalah caranya:
  • Hal yang pertama kita lakukan adalah membuat file penguncinya. 
  • Jalankan program Notepad. 
  • Setelah notepad Anda terbuka, ketikkanlah script berikut ini: 
ren nama_folder nama_folder.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}
  • Tukar [nama_folder] dengan nama folder yang ingin Anda rahasiakan itu, misalnya folder Anda bernama [rahasia], maka hasilnya adalah: 
ren rahasia rahasia.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}.
  • Simpan notepad dengan nama [kunci.bat]. Sebelum disimpan, pastikan [Save as type] diubah menjadi [All files]. Maka file pengunci kita sudah jadi. 
  • Untuk membuat file pembukanya, jalankan lagi program Notepad Anda. 
  • Setelah Notepad Anda terbuka, ketikkanlah script dibawah ini: 
ren nama_folder.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} nama_folder
  • Tukar [nama_folder] dengan nama folder yang telah Anda tentukan pada langkah sebelumnya tadi, yaitu [rahasia], maka hasilnya adalah: 
ren rahasia.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} rahasia
  • Simpan notepad dengan nama [buka.bat]. Sebelum disave, pastikan lagi [Save as type] diubah menjadi [All files]. 
  • Supaya cara ini berhasil folder rahasia Anda harus ada pada lokasi yang sama dengan [kunci.bat] dan [buka.bat]. 
  • Untuk mulai mengunci folder rahasia Anda, Anda bisa melakukan double klik pada [kunci.bat], maka folder pun akan terkunci / terdirect ke Control Panel dan gambar folder pun akan berubah. 
  • Apabila ada orang yang membuka folder rahasia Anda, maka orang tersebut akan diarahkan ke Control Panel. 
  • Jika Anda ingin membuka folder rahasia Anda kembali, Anda tinggal double klik [buka.bat]. 


Semoga Bermanfaat... :)

Minggu, 10 Juli 2011

Cara Mempercepat Proses Startup Windows XP

Terkadang di komputer kita terdapat program atau service yang berjalan secara otomatis. Namun tidak semua program tersebut dibutuhkan saat itu. Program tsb dapat sementara dinonaktifkan agar tidak terlalu membebani windows. Sehingga komputer kita dapat bekerja lebih cepat.
Berikut tutorial untuk mempercepat startup windows anda. Silahkan dicoba

I. Cara Pertama
Di desktop Klik start pilih Run, ketik msconfig, klik OK 


Klik tab Startup, hilangkan centang program yang tidak terlalu anda butuhkan, jika suatu waktu anda membutuhkannya anda bisa mengaktifkannya kembali dengan memberi tanda centang 


Klik tab sevice, anda bisa menghilangkan centang service yang dianggap tidak perlu, misal Automatic Update, Net meeting, Messenger


Klik tab Boot.ini
Atur pada time out, anda bisa memasukkan angka 10 atau lebih besar dari sepuluh. Hati2 menggunakan angka yang lebih kecil dari 10 karena bisa membuat komputer anda tidak stabil. Proses ini akan mempercepat proses booting windows.


Tekan tombol Apply kemudian tombol OK
Lakukan restart komputer untuk melihat perubahan. 


II. Cara Kedua

Dengan menggunakan services.msc
Di desktop Klik start pilih Run, ketik: services.msc
Klik OK 


Pada kotak dialog services klik program yang akan anda atur, apakah akan diaktifkan atau di nonaktifkan.
Misalnya saya akan menonaktifkan messengger, maka saya melakukan double klik pada Messengger, hingga muncul kotak dialog pilihan startup type 


Pada startup type pilih disabled, berarti messengger akan dinonaktifkan



Klik OK.
Lakukan hal ini pada beberapa sevice atau aplikasi yang untuk sementara bisa dinonaktifkan (disable )
Anda telah berhasil mengurangi beban startup windows.
Mudah2an komputer anda dapat lebih cepat dari semula. 


Semoga Bermanfaat... :)


Cara Capture Video Menggunakan WMP

Buat teman-teman yang sering nonton video (film) mungkin sudah sering mengcapture (screenshot/snapshot) atau mengambil gambar dari video yang sedang diputar (play) oleh media player anda. Salah satu software capture video (merekam video) tersebut adalah Windows Media Player Classic. postingan ini melengkapi postingan sebelumnya tentang cara capture video di power DVD

Catatan:
Windows media player classic ini sedikit berbeda dengan Windows Media Player bawaan Windows XP. bedanya adalah WMP Classic dilengkapi dengan codec yang lebih lengkap, jadi mengenali lebih banyak format video dan audio.

Untuk mendownload Windows media player klasik, anda bisa download di klite codec (gratis). Saat menginstal codec tersebut maka otomatis windows media player akan ikut terinstal.

Setelah menginstal kodec tersebut. Buka aplikasi windows media player classic

1. Plih View -> Options


2.Pilih Output
Pilih Haali renderer
Klik OK


3. Buka video / film yang akan dicapture


4. Plih File -> Save Image , atau langsung tekan tombol Alt+I (di keyboard)


Klik save


catatan:
Jika saat menyimpan image (merekam video) , gambarnya blank (gambar tidak muncul) , coba klik tombol pause ,letaknya di samping tombol play. kemudian ulangi langkah 4.
Kasus di atas biasanya terjadi jika vga komputer anda kurang kuat merender video.


Semoga Bermanfaat... :)

Sumber: http://artikelkomputerku.blogspot.com

10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB


Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting. 


Semoga Bermanfaat... :) 

Cara Membuat Screen Saver Sendiri

Buat teman-teman yang ingin mengabadikan foto-foto kenangan yang bisa disisipkan lagu favorit untuk di-buat menjadi screen saver. Mungkin aplikasi gratisan ini bisa menjadi alternatif untuk membuat screen saver di komputer anda. Aplikasi pembuat screensaver tersebut adalah zeallsoft screensaver, bisa anda download di situs zeallsoft (ukuran file sekitar 1.9 MB)

Untuk membuat screensaver tersebut, bisa ikuti prosedur berikut
1. buka aplikasi zealsoft
Pilih Next


2. Pilih Add untuk menambah file gambar
Klik next


3. Pilih add untuk menambah lagu
Pilih next


4. Anda bisa mengatur photo duration
Pilih next


5. Anda sudah selesai membuat screensaver.
Pilih preview untuk melihat hasilnya
pilih ok untuk menutup aplikasi


6. Sampai disini screensaver tersebut sudah terintegrasi dengan windows anda.
Jika komputer anda sedang idle, maka screen saver tersebut akan muncul secara otomatis menampilkan foto-foto anda dan diiringi oleh lagu kesayangan.

7. Untuk mengubahnya, anda bisa klik kanan di desktop
Pilih properties


8. Anda bisa pilih screen saver lain, atau 
menonaktifkan screensaver


Semoga Bermanfaat... :)

Sumber: http://artikelkomputerku.blogspot.com

Sabtu, 09 Juli 2011

Cara Mengatasi Virus Komputer

Hey teman-teman semua. Apa kabar..? Mudah-mudahan teman-teman dalam keadaan baik-baik saja. Pernahkah komputer Anda terinfeksi virus? Virus Komputer yang tidak merusak tidaklah begitu menggangu, tetapi jika sebaliknya cukup membuat kita sibuk berhari-hari.

Oh ya... kali ini area-belajar.blogspot.com akan melanjutkan postingan sebelumnya yang membahas Gejala Komputer Terinfeksi Virus. Disini area-belajar.blogspot.com akan memberikan cara mengatasi/membersihkan Virus Komputer... :)

Jadi apa yang harus dilakukan untuk mengatasi virus komputer, jika terlanjur terinfeksi? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Keluar dari aplikasi yang sedang berjalan dan mematikan komputernya.
  2. Cabut harddisk yang telah terinfeksi, lakukan prosedur buck-up data yang penting terlebih dahulu.
  3. Pindahkan posisi jumper harddisk menjadi slave, kemudian pasang di komputer lainnya yang telah ter-instal antivirus yang up-to-date.
  4. Scan harddisk yang terinfeksi virus.
  5. Harddisk yang telah dibersihkan dari virus, ditest untuk mengetahui apakah telah berfungsi dengan benar.
  6. Jika langkah lima gagal, disarankan menformat dan meng-sital kembali sistem operasinya, karena itu cara paling aman dari penghapusan virus secara permanen.

Mudah-mudahan bermanfaat...:)

Gejala Komputer Terinfeksi Virus

Hallo teman-teman semua. Apa kabar..? Mudah-mudahan teman-teman dalam keadaan baik-baik saja. Pernahkah komputer Anda terinfeksi virus? Virus Komputer yang tidak merusak tidaklah begitu menggangu, tetapi jika sebaliknya cukup membuat kita sibuk berhari-hari.

Oh ya... kali ini saya akan sedikit membahas tentang masalah VIRUS KOMPUTER. Dimana kita sering kesal dan marah apabika komputer atau laptop kita terserang virus. Dan disini area-belajar.blogspot.com akan sedikit memberi tips untuk mengetahui apakah komputer kita telah terinfeksi virus atau tidak...

Berikut merupakan gejala-gejala komputer terinfeksi virus, yakni:

  1. Komputer “lemot”.
  2. Tiba-tiba terhenti (tidak ada respons).
  3. Blue screen atau crash, dan kemudian restart.
  4. CD-ROM, Harddisk, Floopy dan USB drive tidak bisa di akses.
  5. Tampilan user interface berubah.
  6. Alat input seperti keyboard atau mouse tidak bisa di kontrol.


Mudah-mudahan bermanfaat...:)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Walgreens Printable Coupons