Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 September 2011

4 Situs Kompetisi Desain T-Shirt Lokal

Jika kamu memiliki keahlian mendesain kaos(t-shirt), gak ada salahnya coba menampilkan keahlian yang kamu punya di beberapa situs dibawah ini. Beberapa situs dibawah ini merupakan situs asli Indonesia yang menyediakan tempat bagi desainer kaos(t-shirt) untuk menampilkan hasil karyanya. Selain itu hasil karya yang sudah diunggah ke dalam situs di bawah ini nantinya akan diperlombakan dengan karya lainnya. Desain kaos hasil dari perlombaan ini nantinya akan di cetak ke dalam kaos. Kalau desain kamu yang terpilih, maka kamu akan mendapatkan uang tunai beserta royalti. Dengan adanya situs seperti ini diharapkan akan muncul karya-karya desainer baru yang selama ini tidak pernah dipublikasikan. Kebanyakan konsep yang diusung adalah konsep lokal yang mengandung unsur budaya Indonesia.




Adalah creative clothing online yang menggabungkan clothing line, e-commerce, dan kontes desain kaos terbesar di Indonesia. Para desainer bisa memasukkan hasil karyanya dengan menyesuaikan tema yang diadakan di gantibaju.com. Sebagian besar tema yang diusung di gantibaju.com adalah tema yang memiliki nuansa Indonesia. Desain yang masuk akan di review oleh tim gantibaju.com untuk menentukan akan ditampilkan di publik atau tidak. Setelah desain ditampilkan, maka desain tersebut akan memasuki masa voting selama 15 hari. Apabila desain kamu menang, maka kamu akan mendapatkan uang tunai dan royalti dari gantibaju.com.




Merupakan situs bagi para desainer yang memiliki kemampuan mendesain kaos dengan segala macam tema. Sama halnya dengan gantibaju.com, di fraiday.com juga menggunakan vote untuk menentukan apakah desain kaos tersebut akan dicetak atau tidak.




Merupakan toko kaos online yang berbasis komunitas. Member avantees mengirimkan desain kaosnya secara online yang kemudian akan di screening sebelum ditampilkan ke publik untuk divoting, dikomentari, dan disuka. Di situs ini temanya pun berubah-ubah. Uang tunai dan royalti akan diberikan bagi desain yang menang.




Situs ini gak jauh beda dengan situs fraiday.com. Desainer dapat mengirimkan desain sebanyak-banyaknya dengan tema bebas. Saya belum tau pasti apakah desain yang masuk di kaosku.com akan direview terlebih dahulu sebelum ditampilkan di publik.

Selain dengan kompetisi desain, keempat situs diatas biasanya memanfaatkan beberapa akun sosial media seperti fb dan twitter untuk menarik pelanggan/desainer. Bahkan di situs gantibaju.com dan avantees.com sudah memanfaatkan forum area bagi para desainer yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai desain kaos atau hanya sekedar berbincang-bincang dengen sesama desainer. Dan untuk saat ini situs gantibaju.com masih menjadi situs kompetisi desain terbesar(anggota yang terdaftar & desain yang masuk) di Indonesia.


Punya keahlian mendesain kaos? tunjukkan karyamu sekarang!

Kamis, 25 Agustus 2011

6 Tips Membuat Tipografi Lebih Enak Dibaca

Tipografi merupakan suatu unsur penting di dalam desain. Tipografi bisa dengan mudah membantu penyampaian maksud dan ide dari suatu desain, sehingga lebih dimengerti oleh para penikmat desain. Sebegitu pentingnya peran tipografi pada desain yang kita hasilkan, hingga meskipun kita memiliki desain visual yang “wah”, tetapi kalau tipografi nya tidak mudah di baca dan susah di mengerti, maka desain tersebut termasuk gagal. 

Untuk menghindari itu, berikut 6 tips dasar untuk membuat tipografi lebih menarik, nyaman dan mudah terbaca.

1. Kerning
Kerning merupakan jarak antar huruf. Dengan pengaturan kerning yang tepat, suatu kalimat bisa menjadi terlihat lebih menarik sehingga enak dan nyaman untuk dibaca. 


2. Pemilihan font 
Pemakaian jenis font yang tepat dapat membantu desain menjadi lebih menyatu dan lebih cepat mengkomunikasikan maksud dari desain. Misalnya, pada desain brosur kecantikan, kita tidak mungkin menggunakan font yang ‘keras’, berbentuk kaku dan tebal. Akan lebih tepat jika kita menggunakan font yang tipis dan luwes, sesuai dengan kepribadian target market yang di tuju, yaitu wanita.

Jenis font bisa di ibaratkan jenis ’suara’ yang berbicara pada desain. Font dengan gaya tebal akan terasa seperti suara laki-laki dan bersuara berat. Font berbentuk kaku dan kotak-kotak, akan terasa seperti robot atau mesin yang berbicara, dan seterusnya. Masing-masing jenis font mempunyai jenis suara tersendiri.


3. Berat dan ukuran
Kita bisa memainkan berat (tebal tipis) dan ukuran (besar kecil) font, untuk memberikan emphasis (elemen mana yang akan di baca atau di tampilkan terlebih dahulu). Sehingga secara tidak langsung pembaca akan di tuntun sesuai dengan flow yang kita mau.

Cara ini juga untuk mencegah pembaca pusing akan bagian mana yang seharusnya di lihat terlebih dahulu. Salah urutan dalam membaca akan mengakibatkan informasi yang kita sebarkan susah di mengerti.


4.Leading
Leading adalah jarak spasi antara kalimat atas dan bawah dalam satu paragraf. Biasanya elemen ini jarang di utak-atik oleh kebanyakan desainer. Padahal leading yang di atur dengan baik akan membuat pembaca tidak merasa lelah jika mereka membaca suatu artikel yang panjang.

Jarak yang di hasilkan jika kita memainkan leading akan memberikan kesan ruang kosong (whitespace). Yang tentu saja membuat mata tidak cepat lelah saat melihat teks yang begitu banyak.


5.Warna
Warna pada font biasanya di sesuaikan dengan background. Jika background berwarna (foto) maka lebih baik menggunakan 1 warna font yang netral (putih misalnya). Yang pasti harus menghasilkan kontras yang cukup, sehingga tetap nyaman di baca dan tidak ‘menusuk’ mata.

Teman-teman desainer kebanyakan pasti menyukai warna background hitam, namun masalahnya kalau di website, kombinasi background hitam dan teks putih itu akan menghasilkan ‘efek negatif film’ pada mata saat kita selesai membaca.

Akan lebih baik jika warna background di buat tetap gelap, namun tidak hitam 100%, dan berikan warna abu-abu muda pada font. Dengan begitu maka mata tidak akan terlalu lelah dan ‘efek negatif film’ tidak akan ada lagi.


6. Lebar Paragraf
Hal ini sangat penting, karena sangat mempengaruhi kenyamanan membaca. Coba bayangkan paragraf yang lebar di halaman website dengan artikel yang panjang. Kita sampai harus perlu memutar kepala sedikit (dari kiri ke kanan) untuk membaca artikel tersebut. Saya jamin kita hanya akan bertahan 1-2 paragraf saja!

Idealnya paragraf tidak terlalu lebar (dan tidak terlalu pendek), harus di sesuaikan dengan besar font juga. Untuk ini memang kita harus mencoba langsung membaca paragraf yang kita desain untuk menemukan lebar yang ideal. Jika kita masih menggerakan kepala lumayan sering, itu artinya kita harus mengatur kembali lebar paragraf tersebut.



Semoga Bermanfaat... :)

Kamis, 11 Agustus 2011

6 Situs Text Logo Generator

Tampilan logo blog pada header yang khas dan memiliki desain yang bagus pasti menjadi dambaan setiap blogger. Logo blog biasanya ditampilkan sebagai bagian dari header yang berupa paduan gambar dan gambar teks yang berisi nama atau ciri dari suatu blog. Umumnya, logo blog digunakan untuk menggantikan teks pada bagian title dan deskripsi header. Tentu saja, membuat logo blog, meskipun hanya berupa logo text, bukanlah perkara mudah bagi setiap orang. Keahlian setidaknya dibutuhkan untuk membuat teks logo dengan menggunakan software image editing semacam Correl Draw maupun Photoshop.

Kabar baiknya, saat ini ada banyak layanan situs online logo creator and generator yang dapat memudahkan pekerjaan membuat logo blog. Siapa saja dapat dengan mudah membuat teks logo blog maupun logo blog untuk header dengan hasil yang lumayan baik dan tidak mengecewakan. Telah saya pilihkan 6 online logo generator/creator yang mudah untuk digunakan sebagai berikut:

Memiliki berbagai jenis text generator sesuai dengan bentuk design-nya, misalnya patterned text generator, glitter text generator, LCD text generator, marquee text generator, dan masih banyak lagi yang lainnya. Memiliki interface yang bersih dan waktu muat halaman yang cepat sehingga membuat kita semakin mudah dan cepat dalam membuat logo.

FLaming text memiliki banyak sekali koleksi design yang bermacam-macam dengan berbagai pilihan dari yang paling sederhana dan paling animatif. Membuat anda harus lebih jeli dan benar-benar fokus untuk membuat pilihan karena banyaknya design yang harus dipilih. Interface generator yang lengkap disertai live preview dari hasil teks yang diedit sehingga tidak perlu lagi berpindah halaman untuk kembali mengedit.

Sama halnya dengan flamingtext, cooltext memiliki banyak koleksi design dan memiliki interface editor yang mudah dan handy, sehingga siapapun dapat dengan mudah menggunakannya. Terdapat dua jenis design, yaitu logo dan button. Dilengkapi pula dengan puluhan jenis font menarik yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan design blog.

Ketika membuka halaman web situs ini, anda akan masuk ke halaman text logo editor yang sederhana. Kostumisasi keseluruhan teks diserahkan kepada user, sehingga dapat membuat logo sesuai dengan kehendak. Pilhan style-nya tidak begitu banyak, namun masih cukup berharga mengingat hasil gambar dari online logo creator ini memiliki kualitas yang cukup baik.

Design-design pada situs ini lebih menekankan pada koleksi design font yang menawan. Design yang dihasilkan dengan generator dapat dikostumisasi lebih, namun warna gambar hitam dan putih menurut saya adalah yang terbaik karena kesan vector-nya sangat kuat dan memukau.

Cukup sederhana, atau bisa dibilang sangat sederhana, selain karena situs ini hanya memiliki satu halaman, design-nya pun sangat terbatas. Namun, bagi anda yang sedang belajar dan dalam proses awal blogging dan design gambar, situs ini bisa menjadi awalan bagi anda untuk belajar membuat design logo.

Setelah mendapatkan logo blog, pasang logo tersebut untuk menggantikan title dan description pada header blog. Simak Cara Mengubah/Memasang Gambar Background Header Blogger/Blogspot.


Semoga Bermanfaat... :)

Minggu, 10 Juli 2011

Membuat Logo Sony Ericsson

Pada tutorial ini saya akan mencoba membuat logo Sony Ericsson mengunakan CorelDraw.
Warna dan detil yang saya gunakan tidak sama dengan warna logo asli.
Silahkan anda bereksperimen dengan pilihan warna dan detil sendiri. 

Sony Ericsson adalah merk terdaftar dari Sony Ericsson Inc. 
CorelDraw adalah merk terdaftar dari Corel Corporation. 

Berikut langkah-langkahnya:

1. Klik Ellipse Tool (F7), lalu buat lingkaran dengan diameter 380px.
Tekan tombol Ctrl ketika menggambar dengan mouse, agar lingkaran proporsional. 


2. Hilangkan outline dari lingkaran dengan mengubah Outline Width menjadi none.
Klik Interactive Fill Tool (G), pada pilihan Fill Type pilih Radial.
Klik Edit Fill (F11), dan atur gradasi warna (lihat gambar).
Saya menggunakan warna berikut (berlawanan arah panah):
1. R:0 G:95 B:54
2. R:17 G:181 B:100
3. R:255 G:255> B:255 


3. Klik Ellipse Tool (F7), lalu buat lingkaran dengan diameter ~290px.
Letakkan lingkaran ini pas di tengah pada lingkaran kita sebelumnya.
Tekan tombol Shift sambil klik pada kedua lingkaran tsb.
Dalam keadaan keduanya terpilih, tekan tombol C lalu E untuk menjadikannya rapi. 


4. Hilangkan outline dari lingkaran dengan mengubah Outline Width menjadi none.
Klik Interactive Fill Tool (G), pada menu Fill Type pilih Radial.
Klik Edit Fill (F11), dan atur gradasi warna (lihat gambar).
saya menggunakan warna yang sama dengan poin 2. 


5. Klik Ellipse Tool (F7) dan buat lingkaran dengan diameter 400px.
Buat 2 lingkaran kecil lain (lihat gambar).
Pilih kedua lingkaran kecil tsb; klik kanan lalu pilih Convert To Curves. 


6. Klik Shape Tool (F10), bentuk 2 lingkaran kecil tadi menjadi seperti kurva (lihat gambar). Proses ini membutuhkan skill anda dalam menggunakan Shape Tool (F10). 


7. Letakkan 2 kurva yang telah anda buat pada lingkaran tadi (lihat gambar).
Select ketiganya, lalu pilih Trim pada pilihan menu.
Anda akan mendapatkan lingkaran dengan lubang berbentuk 2 kurva tadi. 


8. Hilangkan outline dari lingkaran dengan mengubah Outline Width menjadi none.
Klik Interactive Fill Tool (G), pada menu Fill Type pilih Radial.
Klik Edit Fill (F11), dan atur gradasi warna (lihat gambar).
Saya menggunakan warna berikut (berlawanan arah panah):
1. R:0 G:95 B:54
2. R:204 G:204 B:204
3. R:36 G:36 B:36 


9. Letakkan lingkaran ini untuk menutupi lingkaran yang sudah kita buat di poin 4.
Dan jadilah logo Sony Ericsson kita. Selamat bereksperimen! 



Tips Mendesain Sebuah Logo

Sering kita lihat, baik pada billboard-billboard yang dipajang di jalan raya, ataupun cop surat , atau juga kartu nama, mungkin juga buku, dan masih banyak lagi, sebuah gambar atau symbol yang di kenal dengan istilah “logo” . Mungkin bagi khalayak awam logo tak jauh beda dengan bentuk atau gambar yang berwarna-warni yang menjadi icon sebuah corporate, bentuk usaha, ataupun sebuah produk. Sebenarnya dibalik logo ada banyak unsur yang menyusunnya menjadi sebuah bentuk yang bisa dilihat dan bisa dinikmati seperti itu. Logo merupakan icon yang mewakili sesuatu, yang mampu menjelaskan secara singkat ke khalayak ( penikmat ) serta mampu menanamkan brand image ke dalam memory otak dengan mudah ( mar-king ). Di dalam Logo sendiri ada misi yang diemban untuk sampai ke khalayak, meliputi : 

1. Mark-Ing 
Sebuah desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya. 

Semisal logo corporate ?Redshoe?, maka istilah shoe di sini yang dijadikan sebagai aksentuasi (titik focus)
diwakilkan dengan bentuk sepatu wanita. Dan dominasi logo bisa menggunakan symbol ini. 

2. Eye-Catching 
Sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain? 

Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi. 

Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung. 

Semisal logo corporate ?Redshoe? di atas, dari bentuk dasar sebuah objek image ?sepatu? kita bisa mengolah bentuk dasar tersebut menjadi beberapa pilihan, disesuaikan bagian mana yang ingin di tonjolkan. Atau dengan menambahkan ornament bentuk sebagai cosmeticnya. 

3. Trend 
Perkembangan logo sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentuk digital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era IT yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia IT menjadi trade mark logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran logo-logo. 

Trend sebenarnya identik dengan wabah influenza yang menyebar tanpa bisa diketahui asal muasalnya. Saling mempengaruhi dan memiliki masa incubasi. Kadang sifatnya ?circular? atau berulang, dimana konsep lama kembali menjadi trend baru. Banyak faktor yang menyebabkan adanya trend ini, yang semuanya berasal dari external. Bisa karena gejala yang terjadi di sekitar kita, seperti fashion, TV, system, politik, dsb. 

Dalam menyikapi trend, ada hal yang bisa dipakai sebagai acuan dalam merancang sebuah desain, apakah sebagai pengikut trend? ataukah sebagai ?pencipta trend?, atau malah kita tetap solid pada atmosphere khas desain kita. Semua terserah para desainer memposisikan desainnya. Yang pasti trend adalah salah satu bentuk apresiasi dinamika sebuah perkembangan. Selama kita melihatnya sebagai hal yang positif maka kita akan memiliki nilai tambah wawasan dan ide yang lebih luas. Begitu juga sebaliknya, jika kita melihatnya sebagai penghambat maka kita tidak akan bisa menerima kekurangan desain kita secara lebih proposional. 


Itulah tips dalam mendesain sebuah logo, Semoga Bermanfaat... :)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Walgreens Printable Coupons